top of page

30 Istilah Penting dalam Asuransi Jiwa dan Kesehatan yang Harus Diketahui Sebelum Membeli Polis

  • Writer: Syam Shugi Rakhmany
    Syam Shugi Rakhmany
  • Feb 27
  • 3 min read

Memahami istilah-istilah dalam asuransi jiwa dan kesehatan sangat penting sebelum Anda memutuskan untuk membeli polis. Banyak orang merasa bingung dengan bahasa teknis yang digunakan dalam dokumen asuransi, sehingga berpotensi membuat keputusan yang kurang tepat. Artikel ini akan membahas 30 istilah utama yang wajib Anda pahami agar bisa memilih polis yang sesuai dengan kebutuhan dan mendapatkan manfaat maksimal.


Pentingnya Memahami Istilah Asuransi


Asuransi jiwa dan kesehatan melibatkan banyak konsep yang mungkin terdengar rumit. Dengan mengenal istilah-istilah dasar, Anda dapat:


  • Membandingkan produk asuransi dengan lebih mudah

  • Memahami hak dan kewajiban Anda sebagai pemegang polis

  • Menghindari kesalahpahaman saat klaim

  • Mengetahui cakupan perlindungan yang sebenarnya


Berikut ini adalah daftar istilah yang sering muncul dan penjelasannya secara sederhana.


1. Polis Asuransi

Dokumen resmi yang berisi perjanjian antara pemegang polis dan perusahaan asuransi. Polis menjelaskan hak, kewajiban, dan manfaat yang diberikan.


2. Premi

Jumlah uang yang harus dibayar secara berkala oleh pemegang polis untuk menjaga polis tetap aktif.


3. Manfaat Asuransi

Jumlah uang atau layanan yang akan diterima pemegang polis atau ahli waris jika terjadi risiko yang dijamin.


4. Masa Tunggu

Periode waktu tertentu setelah polis aktif di mana klaim belum bisa diajukan untuk beberapa jenis risiko.


5. Klaim

Permintaan resmi kepada perusahaan asuransi untuk mendapatkan manfaat sesuai dengan ketentuan polis.


6. Uang Pertanggungan

Jumlah maksimum yang akan dibayarkan oleh perusahaan asuransi jika terjadi risiko yang dijamin.


7. Rider

Tambahan manfaat yang bisa ditambahkan ke polis utama dengan biaya ekstra, misalnya perlindungan penyakit kritis.


8. Premi Tunggal

Pembayaran premi sekaligus di awal tanpa perlu membayar secara berkala.


9. Polis Berjangka

Jenis polis asuransi jiwa yang memberikan perlindungan untuk jangka waktu tertentu saja.


10. Polis Seumur Hidup

Asuransi jiwa yang memberikan perlindungan selama pemegang polis masih hidup.


11. Premi Berkala

Pembayaran premi yang dilakukan secara rutin, bisa bulanan, triwulan, atau tahunan.


12. Masa Asuransi

Periode waktu di mana polis asuransi berlaku dan memberikan perlindungan.


13. Exclusion (Pengecualian)

Kondisi atau risiko yang tidak ditanggung oleh polis asuransi.


14. Klaim Cashless

Fasilitas klaim tanpa harus membayar terlebih dahulu, biasanya berlaku di rumah sakit rekanan.


15. Klaim Reimbursement

Klaim yang diajukan setelah pemegang polis membayar biaya pengobatan terlebih dahulu.


16. Premi Minimum

Jumlah premi terkecil yang harus dibayar agar polis tetap aktif.


17. Polis Endowment

Asuransi jiwa yang memberikan manfaat sekaligus tabungan, biasanya dibayar saat polis berakhir.


18. Polis Unit Link

Asuransi yang menggabungkan proteksi dan investasi dalam satu produk.


19. Masa Grace Period

Waktu tambahan setelah jatuh tempo premi di mana polis masih aktif meski premi belum dibayar.


20. Underwriting

Proses penilaian risiko oleh perusahaan asuransi sebelum menerima calon pemegang polis.


21. Beneficiary (Ahli Waris)

Orang yang berhak menerima manfaat asuransi jika pemegang polis meninggal dunia.


22. Klaim Penyakit Kritis

Manfaat yang diberikan jika pemegang polis didiagnosis dengan penyakit serius tertentu.


23. Polis Konvensional

Asuransi yang menggunakan prinsip tradisional tanpa unsur investasi.


24. Polis Syariah

Asuransi yang dijalankan berdasarkan prinsip syariah, tanpa riba dan gharar.


25. Cash Value

Nilai tunai yang dapat dicairkan dari polis asuransi jiwa tertentu.


26. Double Claim

Manfaat klaim ganda yang bisa didapatkan jika terjadi risiko tertentu, misalnya kecelakaan dan meninggal dunia.


27. Klaim Meninggal Dunia

Manfaat yang diberikan kepada ahli waris jika pemegang polis meninggal dunia.


28. Klaim Cacat Tetap

Manfaat yang diberikan jika pemegang polis mengalami cacat permanen.


29. Polis Komprehensif

Polis yang memberikan perlindungan luas, mencakup berbagai risiko sekaligus.


30. Premi Top Up

Pembayaran premi tambahan di luar premi utama untuk meningkatkan manfaat atau nilai investasi.



Memahami istilah-istilah ini akan membantu Anda membuat keputusan yang lebih tepat saat memilih produk asuransi jiwa dan kesehatan. Jangan ragu untuk bertanya kepada agen asuransi atau membaca dokumen polis dengan teliti agar tidak ada kesalahpahaman di kemudian hari.


 
 
 

Comments


©MANULIFE Mulia Putri Agency

bottom of page